Ada tradisi jaman dahulu yang kini masih dilestarikan berkaitan dengan mencukur bayi. Bayi yang dilahirkan oleh ibunya dari dalam kandungan hampir semua sudah tumbuh rambutnya. Ada yang tebal ada juga yang tipis. Adapun mencukurnya tidak sembarang dicukur namun ada ritual tertentu agar si bayi lepas dari mara bahaya .
Adapun pencukurnya tidak sembarang tukang cukur. Namun ada orang tertentu yang melaksanakan pencukuran bayi. Biasanya adalah para dukun bayi yang memang sudah dibekali dan juga mempunyai ketrampilan untuk hal ini. Waktu pencukurannya juga menunggu waktu yang tepat sesuai adat dan tradisi.
Selain itu sajian yang disajikan untuk acara selapanan adalah sebagai berikut :
1. 7 artinya pitu = pitulungan atau pertolongan
2. 11artinya sewelas = kawelasan atau belas kasih
3. Tumpeng merupakan akronim dalam bahasa jawa : yen metu kudu seng mempeng ( bila keluar harus dengan sungguh-sungguh ) . lengkapnya, ada satu unit makanan lagi namanya “Buceng”, dibuat dari ketan; akronim dari : yen mlebu kudu seng kenceng ( bila masuk harus dengan sungguh-sungguh ).
4. 17 artinya pitulas= pitulungan dan kawelasan
5. Kangkung : sayur ini bisa tumbuh di air dan di darat, begitu juga yang diharapkan pada manusia yang harus sanggup hidup dimana saja dan dalam kondisi apapun. Kangkung juga berarti “jinangkung” yang artinya melindung
6. Kacang panjang : kacang panjang harus hadir utuh, tanpa dipotong. Maksudnya agar manusia hendaknya selalu berpikir panjang sebelum bertindak. Selain itu kacang panjang juga melambangkan umur panjang. Kacang panjang utuh umumnya tidak dibuat hidangan, tetapi hadir sebagai hiasan yang mengelilingi tumpeng atau ditempelkan pada badan kerucut.
7. Bawang merah (brambang) : melambankan mempertimbangkan segala sesuatu dari sisi baik buruknya dengan matang
8. Cabe merah : biasanya diletakkan di ujung tumpeng. Ini merupakan simbol dilah / api yang memberikan penerangan / tauladan yang akan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain
9. Kluwih : berarti linuwih atau mempunyai kelebihan
10. Bumbu urap : yang berarti urip / hidup atau mampu menghidupi dan menafkahi keluarga
11. Telur ; telur direbus pindang , bukan didadar atau mata sapi, namun harus disajikan utuh dengan kulitnya (tidak dipotong). Untuk memakannya harus dikupas dahulu. Hal itu (kulit telur, putih telur, dan kuning telur) melambangkan bahwa semua tindakan yang kita lakukan harus direncanakan (dikupas), dikerjakan sesuai dengan rencana dan dievaluasi hasilnya demi tercapainya kesempurnaan
Friday, December 14, 2018
Aqiqah Bayi setelah Lahir
Dinamaka Aqiqah, sebab dipotongnya leher binatang dengan penyembelihan. Ada pula yang mengatakan aqiqah itu asalnya dari Rambut yang terdapat pada kepala si bayi ketika keluar dari rahim ibu, rambut ini disebut ‘aqiqah, karena ia mesti dicukur.
Aqiqah adalah penyembelihan domba/kambing untuk bayi yang dilahirkan pada hari ke 7, 14, atau 21. Jumlahnya 1 ekor untuk bayi perempuan dan 2 ekor untuk bayi laki-laki.
Jika orang Jawa mensyukuri kelahiran anggota keluarga baru dengan membagikan bubur merah putih ke tetangga, muslim disunahkan menggelar akikah. Makanan yang dibagikan bukan berbentuk bubur, melainkan hidangan berbahan daging kambing.
Hukum melakukan akikah adalah sunah muakad atau sangat dianjurkan bagi orang tua atau wali anak. Jumlahnya dua ekor kambing bagi anak laki-laki dan satu ekor kambing bagi anak perempuan. Selain kambing, domba, sapi, kerbau, atau unta juga boleh disembelih.
Hewan yang disembelih harus dalam keadaan baik. Artinya, tidak boleh cacat, buta, hamil, maupun terlalu kurus. Selain itu juga ada syarat umur. Kambing atau domba harus sudah berusia satu tahun, sapi atau kerbau dua tahun, sedangkan unta lima tahun.
Selain membagikan hidangan berbahan hewan sembelihan, saat akikah nama anak juga diumumkan dan rambutnya dicukur.
Akikah paling utama dilakukan tujuh hari setelah bayi lahir. Jika tidak sempat, maka bisa dilakukan pada hari ke-14, atau hari ke-21. Kalau tidak bisa juga, maka akikah bisa dikerjakan kapan saja sebelum anak puber. Setelah lewat masa puber, akikah dilakukan oleh diri sendiri, bukan oleh orang tua.
Meski tampak mirip, akikah berbeda dengan kurban. Sebab, akikah tidak terikat pada waktu tertentu seperti kurban yang harus dikerjakan pada Idul Adha. Daging akikah juga boleh diberikan kepada siapa saja, sedangkan daging kurban hanya untuk fakir miskin.
Akikahpun dilakukan sebagai tanda syukur atas kelahiran anak, sementara kurban dikerjakan untuk memeringati peristiwa pengorbanan Nabi Ibrahim kepada anaknya, Nabi Ismail. Daging akikah juga dibagikan dalam bentuk hidangan, sedangkan daging kurban dalam wujud mentah.
Tradisi Jawa Puputan Bayi
Puputan adalah upacara tradisi yang berasal dari daerah Jawa. Hampir di seluruh daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur dan sekitarnya melakukan upacara ini. Upacara Puputan adalah upacara yang dilakukan pada saat bayi lepas tali pusarnya. Waktu Pelaksanaan Upacara Puputan ini biasanya berbeda-beda dan tidak bergantung pada umur bayi tetapi pada waktu terlepasnya tali pusar. Jadi tidak ada waktu yang pas dan waktunya berlainan setiap bayi. Setelah terlepas, tali pusar disimpan dalam gulungan kapas dan dimasukkan ke dalam toples kecil. Ada sebagian yang menguburkan toples berisi tali pusar ke dalam tanah di sekitar rumah. Biasanya, tali pusar rata-rata terlpas dengan sendirinya selama 7 hari.
Dalam tradisi puputan terdapat makna atau lambang yang tersirat, antara lain sebagai berikut :
1. Nasi gudangan mengandung makna kesegaran jasmani dan rohani sang bayi.
2. Jajan pasar melambangkan kekayaan untuk si bayi.
3. Duri dan daun-daunan berduri (duri kemarung dipasang di penjuru rumah mengandung maksud agar dapat menolak gangguan bencana gaib dari makhluk halus jahat.
4. Coreng-coreng hitam dan putih pada ambang pintu untuk menolak pengaruh jahat yang akan masuk melalui pintu.
5. Daun nanas yang diolesi hitam dan putih menyerupai ular welang mengandung makna magis yang mampu menakut-nakuti makhluk halus jahat yang hendak memasuki kamar bayi.
6. Dedaunan apa-apa, awar-awar, dan girang memiliki makna agar kelahiran tidak mengalami suatu gangguan (apa-apa), semua kekuatan jahat menjadi tawar (awar-awar), dan seluruh keluarga akan bergembira (girang).
7. Pisang raja melambangkan agar si bayi kelak berbudi luhur atau memiliki derajat mulia.
8. Tumbak sewu (sapu lidi yang diberi bawang dan cabai) memiliki makna untuk menolak makhluk gaib jahat supaya tidak mengganggu keselamatan sang bayi.
Dan disajikan juga jajanan pasar yang berupa beberapa macam makanan kecil (kue-kue) dan buah-buahan. Jajanan pasar ini melambangkan kekayaan bayi yang bisa berasal dari macam-macam hal kelak. Makanan-makanan khas ini bisa dimakan bersama-sama di tempat pelaksaan upacara atau bisa dibagi-bagikan ke sanak saudara atau tetangga terdekat. Dalam Tradisi jawa, hal ini disebut Besean atau Bancaan.
Arti upacara Puputan ini sebagai simbol si bayi lepas dari sang ibu dan dipersiapkan untuk menghadapi dan menjalani kehidupannya.
Upacara Sepasaran Bayi
Sepasaran adalah upacara yang dilakukan oleh masyarakat Jawa saat bayi berumur lima hari. Akan tetapi ada juga orang – orang yang mengadakan upacara sepasaran menunggu sampai tali pusat bayi putus terlebih dahulu, lima hari biasanya tali pusat sang bayi akan putus,selain itu sepasaran juga sering di sebut dengan puputan.
Sang ibu bayi biasanya meletakkan tumpak sewu dan sliro.Yang di sebut dengan tumpak Sewu ialah sapu lidi yang di posisikan terbalik sehingga ujung-ujungnya berada di bagian atas.Pada ujung – ujung sapu tersebut ditancapi kencur, bange, dlingo, cabe merah, bawang merah, temy, dan bawang putih.
Sedangkan Liro adalah peralatan untuk menenun.Sliro biasanya di letakkan di tempat tidur pada ibu bayi dengan membuburkan arang dan kapur,sehingga penuh dengan coretan hitam dan putih.Sliro biasanya terbuat dari kayu pohon kelapa atau kayu yang keras. Kedua ujungnya agak runcing
Pada malam sepasaran ,bayi tidak ditidurkan sampai pagi namun dipangku sebab bayi yang baru lepas tali pusatnya menjadi incaran roh jahat menurut anggapan masyarakat biasanya hal itu di sebut dengan sarap sawan.
Orang – orang yang melakukan jagong bayen atau mengunjungi rumah si bayi pada malam sepasaran, biasanya tamu yang datang akan lebih banyak jika dibandingkan dengan malam – malam sebelumnya. Hal ini disebabkan karena malam sepasaran adalah hari terakhir dari serangkaian selamatan jagong bayen.
Pada malam kelima, bayi yang diselamati dipangku hingga pagi oleh ibunya. Pada tempat tidur ibu sang bayi diletakkan sebuah sapu lidi secara terbalik dan sebuah gunting kecil. Gunting tersebut harus selalu dibawa oleh sang ibu kemanapun ia pergi.
Makanan sesaji yang diperlukan untuk upacara sepasaran ini adalah :
1. Nasi tumpeng dan juga nasi golong tujuh buah berserta gudhangan, telur rebus, sayur lodheh kluwih, dan panggang ayam.
2. Perlengkapan lain adalah jajan pasar, pisang raja dua sisir, jenang sengkolo, bubur putih, bubur merah, dan nasi brok ,yang menjadi kesempurnaan tradisi.
Sang ibu bayi biasanya meletakkan tumpak sewu dan sliro.Yang di sebut dengan tumpak Sewu ialah sapu lidi yang di posisikan terbalik sehingga ujung-ujungnya berada di bagian atas.Pada ujung – ujung sapu tersebut ditancapi kencur, bange, dlingo, cabe merah, bawang merah, temy, dan bawang putih.
Sedangkan Liro adalah peralatan untuk menenun.Sliro biasanya di letakkan di tempat tidur pada ibu bayi dengan membuburkan arang dan kapur,sehingga penuh dengan coretan hitam dan putih.Sliro biasanya terbuat dari kayu pohon kelapa atau kayu yang keras. Kedua ujungnya agak runcing
Pada malam sepasaran ,bayi tidak ditidurkan sampai pagi namun dipangku sebab bayi yang baru lepas tali pusatnya menjadi incaran roh jahat menurut anggapan masyarakat biasanya hal itu di sebut dengan sarap sawan.
Orang – orang yang melakukan jagong bayen atau mengunjungi rumah si bayi pada malam sepasaran, biasanya tamu yang datang akan lebih banyak jika dibandingkan dengan malam – malam sebelumnya. Hal ini disebabkan karena malam sepasaran adalah hari terakhir dari serangkaian selamatan jagong bayen.
Pada malam kelima, bayi yang diselamati dipangku hingga pagi oleh ibunya. Pada tempat tidur ibu sang bayi diletakkan sebuah sapu lidi secara terbalik dan sebuah gunting kecil. Gunting tersebut harus selalu dibawa oleh sang ibu kemanapun ia pergi.
Makanan sesaji yang diperlukan untuk upacara sepasaran ini adalah :
1. Nasi tumpeng dan juga nasi golong tujuh buah berserta gudhangan, telur rebus, sayur lodheh kluwih, dan panggang ayam.
2. Perlengkapan lain adalah jajan pasar, pisang raja dua sisir, jenang sengkolo, bubur putih, bubur merah, dan nasi brok ,yang menjadi kesempurnaan tradisi.
Kenduri Brokohan Sambut Kedatangan Bayi
Brokohan atau Barokahan adalah wujud syukur dan permintaan keselamatan kepada Tuhan Yang maha Esa atas anugerah yang telah diberikan. Sebagai rasa terimakasih dan kepercayaan agar sesuatu yang telah didapatkan akan membawa keselamatan dan kesejahteraan bagi seseorang tersebut.
Dikutip dari buku Kebudayaan Jawa karya Koentjaraningrat ‘disuatu pihak acara itu merupakan suatu peristiwa yang penuh kebahagiaan yang sekaligus berfungsi untuk memberitahukan tentang bakal adanya suatu peristiwa kelahiran, tetapi dipihak lain upacara ini juga mencerminkan perasaan cemas dalam hal menghadapi kelahiran nanti. Berbagai jenis makanan yang disajikan pada upacara slametan itu, serta berbagai pantangan yang harus ditaati oleh calon orang tua itu dimaksudkan untuk menawarkan berbagai macam bahaya yang mungkin timbul pada waktu melahirkan, dan untuk menjaga keselamatan bayi dan ibunya serta para anggota lainnya.
Jenis sajian makanan untuk ritual yang disajikan antara lain sebagai berikut :
1. Nasi tumpeng (buceng) dengan lauk-pauknya kulupan (gudhangan), telur ayam, sayur kluwih, ikan asin. Adakalanya dilengkapi dengan panggang ayam.
2. Nasi golong tujuh buah.
3. Nasi kuning (nasi punar). Sajian nasi kuning ini ada sementara orang yang menyediakan dan ada pula yang tidak.
4. Jajan pasar.
5. Bubur merah
6. Bubur putih.
7. Bubur sengkolo yaitu bubur merah yang diatasnya diberi bubur putih.
8. Nasi brok, yaitu nasi yang diberikan di piring dan diberi lauk-pauk gudhangan (kulupan).
Setelah sajian tersedia, maka orang yang punya hajat mengundang sanak famili dan tetangga dekat. Selanjutnya apabila undangan telah hadir maka tuan rumah menyatakan kepada tukang kajat (pimpinan upacara) maksud dan tujuan upacara itu. Untuk seterusnya tukang kajat mengikrarkan maksud dan tujuan upacara itu kepada para hadirin yang hadir dalam kenduri itu. Setelah ikrar selesai, lalu diberi doa, pada umumnya doa selamat. Setelah doa selesai, sajian dalam kenduri itu dibagi-bagikan kepada para undangan. Makanan itu sebagian dimakan di tempat itu dan sisanya dibawa pulang. Makanan yang dibawa pulang itu disebut berkat.
Di samping sajian untuk kenduri, ada sajian yang diletakkan dibawah tempat tidur (Jawa: Longan). Sajian itu berupa bubur merah, bubur putih; masing-masing satu takir, dan tumpeng kecil yang puncaknya ditancapi lombok merah. Kemudian di samping pembaringan bayi diletakkan benda-benda seperti kaca rasa, jarum, benang, keris, kain batik baru yang di lipat rapi. Maksud daripada tindakan itu semua adalah untuk menolak mara bahaya (sengkolo, Jawa) yang akan mengganggu bayi tersebut.
Cara Jitu Tenang kan Bayi Rewel
Bayi sering kali terlihat begitu tenang saat sedang tidur, tapi tiba-tiba hal ini berubah dan mereka bisa menangis dengan nyaring. Jangan khawatir, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan bayi.
Mendengar bayi menangis terus-menerus mungkin akan membuat Anda merasa panik serta tertekan. Mengetahui penyebab bayi menangis bisa meredakan sedikit rasa stres Anda. Selain itu, akan lebih mudah juga bagi Anda untuk mencari cara meredakan tangisan sang buah hati jika Anda mengetahui penyebab yang membuatnya terganggu.
sebagian besar bayi menangis karena mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim. Cahaya, warna, tekstur, suara, juga sensasi-sensasi baru seperti rasa lapar atau keinginan untuk buang angin bisa terasa sangat mengganggu bagi mereka. Menciptakan sensasi yang menyerupai kondisi di dalam rahim dapat menenangkan bayi. Untuk menenangkan bayi yang mulai rewel, cobalah cara-cara di bawah ini:
1. Gerakan mengayun
Bayi senang gerakan-gerakan ketika mereka digendong. Anda bisa mulai dengan mengambil kain gendongan dan kemudian buat gerakan mengayun untuk menenangkan bayi Anda. Semakin kencang tangisan bayi, maka Anda harus semakin kencang pula mengayunkannya.
2. Suara ‘sshh’
Ternyata menenangkan bayi dengan cara ibu menghasilkan suara ‘sshh’ bukan hanya kebiasaan turun-temurun. Suara ‘sshh’ ini bisa membuat bayi lebih tenang dan nyaman karena suara tersebut mirip dengan suara ketika mereka ada di dalam rahim. Pastikan suara ‘sshh’ yang Anda hasilkan lebih kencang dibandingkan dengan tangisan si bayi, agar bayi mendengarnya.
3. Sentuhan lembut
Jangan pernah meremehkan ‘kekuatan’ sentuhan Anda dalam membuat si bayi menjadi lebih nyaman. Tentu saja langkah utama dalam menenangkan bayi yang menangis adalah dengan cara menyentuhnya. Walaupun begitu, memang tidak jarang bayi yang membutuhkan lebih dari sekadar sentuhan untuk membuatnya nyaman, seperti gendongan, menepuk punggung, atau memijatnya dengan lembut.
4. Mengenal dan menyesuaikan lingkungan sekitar untuk si bayi
Menenangkan bayi yang menangis adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri Anda dengan sang bayi. Dengan begitu, Anda akan berusaha mencari tahu lingkungan seperti apa yang membuatnya lebih nyaman dan tenang, seperti sebagian bayi menyukai lampu yang gelap dan sebagian lainnya tidak. Atau mungkin bayi Anda lebih suka suasana kamar yang tenang, tetapi ada juga bayi yang lebih suka suasana di luar rumah atau keramaian. Sesuaikan lingkungan Anda agar bayi lebih tenang dan nyaman.
.
Pijat Bayi dan Manfaatnya
Bayi pertama kali belajar berkomunikasi lewat sentuhan orangtuanya. Maka, meskipun masih sangat kecil, bayi sudah bisa menikmati dan memaknai pijatan yang Anda berikan. Pijat bayi memang akhir-akhir jadi sebuah tren baru. Namun, pijat bayi tak hanya sekadar tren saja. Memijat si buah hati sudah terbukti mampu membawa berbagai manfaat bagi Anda dan bayi. Langsung saja simak beragam manfaat pijat bayi yang tak boleh terlewat berikut ini.
Manfaat pijat bayi
Saat ini sudah banyak jasa pijat bayi yang tersedia, terutama di kota-kota besar. Biasanya pijat bayi ditawarkan bersama dengan spa bayi. Akan tetapi, penelitian membuktikan bahwa sebaiknya orangtua bayi sendiri lah yang melakukan pijat. Jadi, Anda tak perlu membawa si buah hati ke tempat spa atau pijat bayi. Pasalnya, memijat si buah hati juga baik bagi Anda sendiri. Yuk, Simak uraian berikut ini tentang manfaat pijat bayi :
1. Membuat Bayi Tidur Lebih Nyenyak
Bayi yang sering dipijat akan membuatnya merasa nyaman sehingga waktu tidurpun juga akan merasa lebih nyenyak. Seringkali beberapa ibu mengeluhakn bayi yang rewel dan sulit untuk tidur. Ternyata hal ini disebabkan karea kurangnya pemijatan pada tubuh bayi. Untuk bayi yang sering dipijat, pasti aka merasakan kenyamanan dan tidak mudah lelah sehingga waktu tidurpun juga lebih nyenyak. Bayi yang cukup tidur pastinya tidak akan mudah rewel.
2.Membantu Pertumbuhan Bayi Lebih Sehat
Melakukan pemijatan pada bayi ternyata tidak hanya membaut bayi tidur lebih nyenyak, tetapi juga dapat membantu pertumbuhan lebih sehat. Misalnya untuk bayi yang lahir prematur yang rutin dipijat akan menstimulasi pertambahan berat badan. Bahkan beberapa ahli kesehatan menyebutkan bahwa bayi yang lahir prematur yang rutin untuk dipijata akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat jika dibandingkan dengan bayi prematur yang jarang dipijat.
3.Jalinan Kasih Sayang Antara Ibu dan Bayi
Bayi yang dipijat oleh ibunya sendiri tentu akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi si bayi. Ini juga dapat memperkuat ikatan yang terjadi antara ibu dan bayi. Pijatan yang lembut dari Ibu akan membuat bayi merasa nyaman karena mendapatkan pijatan yang penuh kasih sayang. Secara tidak sadar, bayi akan memberikan respon menyenangkan ketika dipijat oleh ibunya, misalnya senyuman bayi, celoteh dan lainnya.
4.Menguatkan Otot Bayi
Akan ada perbedaan bagi bayi yang sering dipijat dan jarang dipijat. Bayi yang sering dipijat akan memiliki otot-otot yang lebih kuat dan lentur sehingga nantinya tumbuh menjadi anak yang lebih kuat untuk melakukan jalan jarak jauh ataupun lari. Tak hanya otot yang kuat, melakukan pijatan pada bayi juga dapat melancarkan aliran darah sehingga bayi tumbuh menjadi anak yang sehat.
5.Meningkatkan Frekuensi Menyusu
Beberapa ibu akan mengalami bayi yang hanya sedikit saat minum ASI. Hal ini tentu membuat khawatir karena tak cukup dalam mengonsumsi ASI. Tapi ini dapat dibantu dengan cara pemijatan pada bayi secara teratur. Memijat bayi dapat membuatnya menyusu lebih kencang sehingga para ibu tak perlu khawatir lagi. Bayi yang hanya menyusu sedikit bukan karena ia sudah kenyang, ini disebabkan karena kemampuan menyusu yang kurang karena jarang dipijat. Untuk itu, para ibu harus rutin melalukan pemijatan pada bayi.
6.Meningkatkan Keinginan Untuk Belajar
Memijat bayi tidak hanya membuat bayi menjadi nyaman, tapi juga merangsang kinerja indera penglihatan dan indera pendengaran agar lebih berfungsi dengan baik. Dengan melakukan pemijatan secara rutin, maka akan meningkatkan daya ingat terhadap bayi. Tak hanya itu, pijatan yang diberikan juga membuat bayi lebih “cepat tanggap” akan sesuatu yang baru.
7.Menyehatkan Bayi
Bayi yang sering dipijat akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik dari pada yang jarang dipijat. Memijat bayi dengan cara yang benar akan membantu melancarkan aliran darah, melancarkan pernafasan dan menyehatkan pencernaan bayi. Pemijatan yang teratur pastinya akan membuat bayi tumbuh lebih sehat.
Melakukan pemijatan bayi tentu tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diketahui saat melakukan pemijatan pada bayi. Memijat bayi dengan cara yang benar nantinya akan membuat bayi lebih sehat.
Tips Menjemur Bayi yang Baik dan Benar
Kita tahu bahwa sinar matahari pagi sangatlah baik bagi kesehatan. Hal tersebut juga berlaku bagi bayi-bayi Anda. Setelah dilahirkan, fungsi hatinya belum sempurna dalam proses pengolahan bilirubin. Dimana kadar bilirubin dalam darah si bayi sangat tinggi dan hal inilah yang menyebabkan bayi mengalami suatu proses fisiologis yang menyebabkannya bayi kuning. Untuk mengatasinya, para ahli kesehatan biasanya akan menyarankan cara alami untuk mengatasi hal tersebut, yaitu dengan menjemurnya di bawah matahari pagi.
Sinar matahari pagi telah dipercaya mampu memberikan efek kesehatan alami bagi tubuh. Salah satunya adalah untuk menurunkan kadar bilirubin yang terlalu tinggi yang menjadi penyebab bayi kuning pasca dilahirkan ke dunia. Jadi melakukan penjemuran pada bayi yang baru lahir di pagi hari adalah hal yang sangat penting. Yuk, simak artikel berikut :
1. Pilih Waktu yang Tepat
Jemur bayi pada pagi hari sebelum matahari terlalu menyengat. Batasi waktunya tidak lebih dari 15 menit dan hindari paparan sinar matahari langsung.
2. Lindungi Bayi dengan Tabir Surya
Oleskan tabir surya pada permukaan kulit bayi yang tidak tertutup pakaian. Anda dapat memilih tabir surya dengan SPF 15 atau lebih dan memberikannya 15-20 menit sebelum bayi dijemur.
Tapi hindari pemakaian tabir surya pada bayi prematur karena kulit bayi prematur lebih tipis dan dapat mengabsorbsi bahan tabir surya lebih banyak.
3. Jangan Jemur dalam Kondisi Telanjang
Tetap pakaikan bayi baju, celana dan topi selama dijemur. Atau bungkus bayi dengan kain lembut yang menyerap keringat. Sebenarnya, paparan matahari pada kedua tangan dan kaki saja sudah cukup.
4. Teliti Riwayat Kesehatan Keluarga
Bila ada riwayat kanker kulit atau melanoma dalam keluarga, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter untuk memastikan paparan sinar matahari yang aman.
5. Hindari polusi, tidak harus di luar rumah
Di luar rumah banyak polusi? Menjemur bayi tidak selalu harus di udara terbuka. Di dalam ruangan juga bisa asal ruangan tersebut mendapatkan pancaran matahari yang cukup. Contohnya, ruangan yang memiliki jendela berkaca bening.
6. Waspadai bila bayi sensitif
Bayi fotosensitif sebaiknya tidak terpapar sinar matahari karena kulitnya sangat sensitif. Menjemurnya hanya akan menimbulkan bercak-bercak meral pada kulit.
7. Bayi prematur hendaknya jangan dijemur
Bayi prematur pun disarankan untuk tidak dijemur, apalagi pada minggu-minggu pertama kelahirannya. Pada waktu itu bayi yang dilahirkan kurang bulan ini masih membutuhkan suhu yang stabil. Sementara saat dijemur, is mesti mampu menyesuaikan tubuhnya dengan suhu luar. Ini dapat membahayakan keselamatannya.
8. Jangan tinggalkan bayi sendirian ketika dijemur
Hindari meninggalkan bayi sendirian ketika dijemur. Manfaatkan momen ini untuk melakukan beberapa kegiatan yang bermanfaat. Umpama, ajaklah si kecil berbicara (Jangan lupa untuk melakukan kontak mata dengannya). Memang sih ia belum mengerti obrolannya dengan Anda namun komunikasi seperti ini akan membuat hubungan antara Anda dan si kecil makin dekat. Oh ya sambil ngobrol, beri ia belaian lembut. Meski gerakan ini begitu sederhana namun manfaatnya amat besar yakni dapat membentuk rasa aman pada bayi yang akan berpengaruh pada rasa percaya dirinya kelak.
9. Hindari hipertemi
Bila paparan sinar mentari begitu terik, kurangi waktu menjemurnya. Jika kelamaan bayi dikhawatirkan mengalami hipertermi (peningkatan suhu tubuh). Suhu ideal bayi antara 36,5°-37,5° C. Kondisi hipertermi berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi metabolisme tubuh bayi, otak dan juga fungsi organ lainnya.
Sinar matahari pagi telah dipercaya mampu memberikan efek kesehatan alami bagi tubuh. Salah satunya adalah untuk menurunkan kadar bilirubin yang terlalu tinggi yang menjadi penyebab bayi kuning pasca dilahirkan ke dunia. Jadi melakukan penjemuran pada bayi yang baru lahir di pagi hari adalah hal yang sangat penting. Yuk, simak artikel berikut :
1. Pilih Waktu yang Tepat
Jemur bayi pada pagi hari sebelum matahari terlalu menyengat. Batasi waktunya tidak lebih dari 15 menit dan hindari paparan sinar matahari langsung.
2. Lindungi Bayi dengan Tabir Surya
Oleskan tabir surya pada permukaan kulit bayi yang tidak tertutup pakaian. Anda dapat memilih tabir surya dengan SPF 15 atau lebih dan memberikannya 15-20 menit sebelum bayi dijemur.
Tapi hindari pemakaian tabir surya pada bayi prematur karena kulit bayi prematur lebih tipis dan dapat mengabsorbsi bahan tabir surya lebih banyak.
3. Jangan Jemur dalam Kondisi Telanjang
Tetap pakaikan bayi baju, celana dan topi selama dijemur. Atau bungkus bayi dengan kain lembut yang menyerap keringat. Sebenarnya, paparan matahari pada kedua tangan dan kaki saja sudah cukup.
4. Teliti Riwayat Kesehatan Keluarga
Bila ada riwayat kanker kulit atau melanoma dalam keluarga, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter untuk memastikan paparan sinar matahari yang aman.
5. Hindari polusi, tidak harus di luar rumah
Di luar rumah banyak polusi? Menjemur bayi tidak selalu harus di udara terbuka. Di dalam ruangan juga bisa asal ruangan tersebut mendapatkan pancaran matahari yang cukup. Contohnya, ruangan yang memiliki jendela berkaca bening.
6. Waspadai bila bayi sensitif
Bayi fotosensitif sebaiknya tidak terpapar sinar matahari karena kulitnya sangat sensitif. Menjemurnya hanya akan menimbulkan bercak-bercak meral pada kulit.
7. Bayi prematur hendaknya jangan dijemur
Bayi prematur pun disarankan untuk tidak dijemur, apalagi pada minggu-minggu pertama kelahirannya. Pada waktu itu bayi yang dilahirkan kurang bulan ini masih membutuhkan suhu yang stabil. Sementara saat dijemur, is mesti mampu menyesuaikan tubuhnya dengan suhu luar. Ini dapat membahayakan keselamatannya.
8. Jangan tinggalkan bayi sendirian ketika dijemur
Hindari meninggalkan bayi sendirian ketika dijemur. Manfaatkan momen ini untuk melakukan beberapa kegiatan yang bermanfaat. Umpama, ajaklah si kecil berbicara (Jangan lupa untuk melakukan kontak mata dengannya). Memang sih ia belum mengerti obrolannya dengan Anda namun komunikasi seperti ini akan membuat hubungan antara Anda dan si kecil makin dekat. Oh ya sambil ngobrol, beri ia belaian lembut. Meski gerakan ini begitu sederhana namun manfaatnya amat besar yakni dapat membentuk rasa aman pada bayi yang akan berpengaruh pada rasa percaya dirinya kelak.
9. Hindari hipertemi
Bila paparan sinar mentari begitu terik, kurangi waktu menjemurnya. Jika kelamaan bayi dikhawatirkan mengalami hipertermi (peningkatan suhu tubuh). Suhu ideal bayi antara 36,5°-37,5° C. Kondisi hipertermi berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi metabolisme tubuh bayi, otak dan juga fungsi organ lainnya.
Tips Komunikasi dengan Bayi
Menjadi orang tua tentu merupakan hal yang sangat menarik dan cukup banyak diharapkan oleh hampir setiap orang. Betapa tidak, kehidupan berumah tangga bersama dengan pasangan, tentu kurang lengkap rasanya bila kehadiran si buah hati belum kunjung tiba. Untuk itulah, menjadi orangtua bisa mungkin menjadi kebahagiaan besar yang dirasakan bersama dengan pasangan.
Orangtua dari bayi baru lahir juga penting sekali untuk senantiasa mempu menjalin komunikasi yang baik dengan bayinya. Hal ini merupakan satu dari sekian banyak tanggung jawab penting yang perlu dilakukaan oleh orangtua guna mengasah kecerdasan si kecil. Selain itu, komunikasi yang terjadi dengan baik bersama dengan si buah hati akan menjadi bakal untuk mempersiapkan kemampuan bicaranya dengan baik. Nah, agar anda mengetahui bagaimana cara yang baik untuk mengajak bayi berbicara maka simak beberapa hal dibawah ini.
1. Berikan segenap waktu dan perhatian pada si kecil saat ia berbicara, tak peduli seberapa sibuknya Anda. Dengarkan ceracauannya dengan penuh kasih sayang, tanggapi pula perkataannya, meskipun Bunda tidak mengerti apa maksudnya. Cara ini akan memancing si kecil untuk terus berbicara.
2. Saat anak sedang tertawa, lihat mukanya dengan antusias. Jangan menoleh, menginterupsi, atau berbicara dengan orang lain. Bunda pun boleh ikut tertawa agar ia merasa diperhatikan.
3. Sering-seringlah tersenyum di hadapan anak, terutama saat ia mulai melakukan baby talk nya yang lucu itu.
4. Nah, satu hal yang tak kalah penting adalah kesabaran. Ya, terutama kesabaran untuk mengartikan setiap tanda yang si kecil berikan dalam komunikasi non-verbalnya. Bahkan ekspresi muka dan ceracauan tanpa makna pun adalah sinyal bahwa si kecil merasa senang atau malah sedang sebal.
5. Bersikaplah seperti cermin. Ikutlah tersenyum atau cemberut seperti saat anak melakukan hal tersebut.
6. Berikan respon sebaik mungkin, bahkan saat Bunda tidak mengerti apa yang si kecil coba untuk katakan.
7. Ajarkan anak cara berkomunikasi layaknya orang dewasa, yakni dengan mengumpan balik setiap perkataan agar komunikasi menjadi dua arah dan berkesinambungan satu sama lain.
8. Tiru ceracau lucunya. Misal saat sang buah hati berkata 'gu gu gu' atau 'pa pa pa', tirulah perkataann tersebut lalu tunggu sampai ia mulai mengeluarkan ceracauan lain untuk Bunda tirukan kembali.
9. Selain ceracauan, gesture atau bahasa tubuh juga merupakan cara si kecil untuk berkomunikasi. Bunda dapat menirukan caranya menggerakkan tangan atau menggelengkan kepala sebagai sinyal bahwa Anda mengerti maksud perkataannya.
Meskipun perkembangan berbahasa setiap anak berbeda-beda, namun memeriksakan anak ke dokter sedini mungkin adalah pencegahan terbaik untuk mengetahui apakah si kecil mengalami kesulitan berbicara.
Mengganti Popok Bayi Yang Baik dan Benar
Sebagai orangtua baru mungkin kamu belum terlatih mengganti popok bayimu. Tidak perlu khawatir, ikuti saja langkah di bawah ini agar Bunda menguasai cara mengganti popok dengan benar.
Pertama yang perlu diperhatikan yaitu jangan mengandalkan bau saja sebagai penanda untuk mengganti popok bayimu. Bayi dapat membutuhkan 10 popok bahkan lebih dalam satu hari. Bunda harus mengecek popoknya yang sudah basah atau kotor secara berkala dan menggantinya segera dengan popok bersih.
Umumnya bayi buang air kecil sekitar 20 kali dalam sehari selama beberapa bulan pertama. Untuk bayi yang menggunakan popok sekali pakai, Bunda bisa mengganti popok paling tidak tiap 2-3 jam sekali, namun tidak perlu sampai mengganggu waktu istirahat bayi. Apabila menggunakan popok kain, segera ganti popok jika basah untuk mencegah iritasi. Cara mengganti popok sekali pakai atau popok kain pada bayi sebenarnya tidak jauh berbeda. Yuk, ikuti tips berikutb ini :
1. Lepaskan pakaian bayi dengan perlahan dan hati-hati
2. Lepaskan perekat pampers dan lipat bagian perekat hingga menempel satu sama lain (agar tidak menempel di kulit bayi yang masih sensitif) .
3. Biarkan pampers tersebut sementara tetap di tempatnya dan gunakan sisi depannya untuk mengelap bekas kotoran bayi. Jika bayi Ibu laki-laki, sebaiknya tutup penisnya dengan kain/ handuk kecil untuk mencegah Ibu keompolan.
4. Angkat kaki bayi hingga pantatnya terangkat dengan satu tangan, sementara tangan lainnya melipat pampers di sisi bawahnya. Sementara biarkan saja lipatan pampers bekas ada di bawah pantat bayi untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu bayi masih mengeluarkan kotorannya.
5. Segera bersihkan pantat dan sisi depan kemaluan bayi dengan kapas basah atau tissue pembersih khusus. Untuk bayi perempuan, bersihkan kotoran dari arah depan ke belakang agar vaginanya terhindar dari infeksi kotoran.
6. Pindahkan pampers kotor tadi dan segera selipkan pampers baru di sisi bawah pantatnya. Perhatikan sisi depan dan belakang pampers ya, Bu supaya jangan sampai salah meletakkan, karena bisa menyulitkan Ibu
7. Pasang pampers di mengelilingi pinggul bayi dan tempelkan perekatnya di sisi depan
8. Lipat pampers bekas pakai dan masukkan ke dalam kantong kertas/ plastik sebelum membuangnya ke tempat sampah.
9. Kenakan kembali pakaian bayi dan jangan lupa cuci tangan.
Nah, itulah tips menggati popok bayi bagi bunda yang belum terbiasa menggantinya. Selamat mencoba ya bunda!
Pertama yang perlu diperhatikan yaitu jangan mengandalkan bau saja sebagai penanda untuk mengganti popok bayimu. Bayi dapat membutuhkan 10 popok bahkan lebih dalam satu hari. Bunda harus mengecek popoknya yang sudah basah atau kotor secara berkala dan menggantinya segera dengan popok bersih.
Umumnya bayi buang air kecil sekitar 20 kali dalam sehari selama beberapa bulan pertama. Untuk bayi yang menggunakan popok sekali pakai, Bunda bisa mengganti popok paling tidak tiap 2-3 jam sekali, namun tidak perlu sampai mengganggu waktu istirahat bayi. Apabila menggunakan popok kain, segera ganti popok jika basah untuk mencegah iritasi. Cara mengganti popok sekali pakai atau popok kain pada bayi sebenarnya tidak jauh berbeda. Yuk, ikuti tips berikutb ini :
1. Lepaskan pakaian bayi dengan perlahan dan hati-hati
2. Lepaskan perekat pampers dan lipat bagian perekat hingga menempel satu sama lain (agar tidak menempel di kulit bayi yang masih sensitif) .
3. Biarkan pampers tersebut sementara tetap di tempatnya dan gunakan sisi depannya untuk mengelap bekas kotoran bayi. Jika bayi Ibu laki-laki, sebaiknya tutup penisnya dengan kain/ handuk kecil untuk mencegah Ibu keompolan.
4. Angkat kaki bayi hingga pantatnya terangkat dengan satu tangan, sementara tangan lainnya melipat pampers di sisi bawahnya. Sementara biarkan saja lipatan pampers bekas ada di bawah pantat bayi untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu bayi masih mengeluarkan kotorannya.
5. Segera bersihkan pantat dan sisi depan kemaluan bayi dengan kapas basah atau tissue pembersih khusus. Untuk bayi perempuan, bersihkan kotoran dari arah depan ke belakang agar vaginanya terhindar dari infeksi kotoran.
6. Pindahkan pampers kotor tadi dan segera selipkan pampers baru di sisi bawah pantatnya. Perhatikan sisi depan dan belakang pampers ya, Bu supaya jangan sampai salah meletakkan, karena bisa menyulitkan Ibu
7. Pasang pampers di mengelilingi pinggul bayi dan tempelkan perekatnya di sisi depan
8. Lipat pampers bekas pakai dan masukkan ke dalam kantong kertas/ plastik sebelum membuangnya ke tempat sampah.
9. Kenakan kembali pakaian bayi dan jangan lupa cuci tangan.
Nah, itulah tips menggati popok bayi bagi bunda yang belum terbiasa menggantinya. Selamat mencoba ya bunda!
Fakta Bayi Ngences Bukan Karena Ngidam tak Terpenuhi
Sering kali kita mendengar pernyataan kalau bayi ngeces itu tandanya waktu hamil ngidam Moms tak terpenuhi. Padahal, sama sekali tidak ada hubungannya bayi ngeces dengan ngidam lo.
Ngeces adalah hal normal bagi batita. Begitu pula apabila bayi Anda tidak memiliki kebiasaan ini. Air liur ini tidak berbahaya mengingat sebagian air liur berguna demi melindungi permukaan pada wilayah tenggorokan pada saat bayi menelan makanan. Selain daripada itu, di dalam air liur terdapat enzim emilase yang berfungsi membantu percernaan pada bagian lidah serta membantu mengeliminasi atau mengevakuasi bakteri juga virus dari bagian mulut bayi.
Anggapan ini tentu hanya mitos. Sebab, sampai saat ini tidak ada riset yang membuktikan adanya keterkaitan antara ngeces dengan ngidam. Yuk untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini.
1. Kemampuan bayi sedang berkembang
Bayi bisa membawa tangannya ke mulut dengan sengaja. Nah, refleks adanya sesuatu di mulut yang kemudian dia kunyah atau eksplorasi pakai lidah dan mulut bisa merangsang produksi air liur.
2. Bayi lagi mengenali sesuatu yang masuk ke mulutnya
Buat bayi di bawah enam bulan, mulut ibarat jendela dunia. Nah, karena mulut jadi daerah sensorik yang paling peka buat bayi, saat dia memasukkan sesuatu ke mulut, bayi nggak cuma menjilati atau mengunyah. Dia pun merasakan objek itu pakai saraf sensorik yang melapisi lidah dan bibir.
3. Tumbuh gigi
Memang, biasanya gigi bayi akan tumbuh pas dia umur 6 atau 8 bulan. Tapi, kalau giginya udah mulai tumbuh dan mendesak gusi walaupun belum kelihatan, sering banget nih kita lihat si kecil yang umurnya belum 6 bulan ngeces karena air liurnya banyak. Kita perlu tahu, kalau gigi anak mulai mendesak gusi, itu akan berpengaruh pada kecepatan produksi air liur alias saliva. Jadi, produksi air liur bayi lebih cepat dan dia pun lebih sering ngeces.
4. Ada gangguan saraf
Ngeces bisa normal dialami bayi. Tapi, kalau sampai umur 4 tahun anak masih ngeces, baiknya kita cek ke profesional medis. Soalnya, ini bisa jadi tanda ada gangguan neurologis. Anak-anak dengan gangguan neurologis atau saraf bisa lebih lambat mengontrol neuromuskular oral mereka. Kalau ditangani dengan baik, mereka bisa memperbaiki kemampuan itu sampai usianya 6 tahun.
5. Sekadar memainkan air liurnya
Beberapa bayi nggak tahu apa yang mesti mereka lakukan dengan ludah mereka. Jadi, mereka pun akan memainkan air liurnya bahkan kelihatan membiarkan air liurnya menetes dan mereka pun ngeces.
6. Ada masalah pada refluks
Bayi yang punya refluks asam bisa lebih rentan sama air liur karena menelan air liur bisa memperparah asam yang terasa 'terbakar' di tenggorokannya. Jadi, karena menelan air liur bikin anak nggak nyaman, dia bisa memilih mengeluarkan air liur itu dan jadilah si kecil ngeces.
7. Keterbelakangan mental
Ngeces dialami sekitar 10 persen anak-anak dengan keterbelakangan mental. Disebutkan, Bun, ngeces bisa terjadi akibat keterlambatan perkembangan gerakan menelan yang terkoordinasi dan nggak efisien. Kemudian, ngeces bisa terjadi karena anak jarang menelan dan kurang baiknya kemampuan oral motor-nya
Ajari Bayi Anda Tersenyum Sejak Dini
Ketika bayi masih di dalam rahim, bayi sudah belajar untuk mengenal suara Anda. Inilah tahap pertama manusia untuk bersosialisasi. Begitu ia lahir, proses sosialisasi ini tetap berjalan.
Sayangnya tidak semua orang menyadari bahwa bayi sudah bisa menyerap lingkungannya. Bayi juga adalah makhluk yang cepat belajar. Jadi siapkan diri Anda untuk mengajari bayi Anda tips ini supaya bisa bersosialisasi.
1. Permainan Cilukba
Mainan bayi pertama yang bisa anda lakukan untuk mengajari bayi tersenyum yaitu permainan cilukba. Permainan cilukba itu sendiri bukanlah sebuah permainan baru. Dari dulu hingga sekarang permainan ini sering dimainkan untuk menghibur bayi. Ketika melakukan permainan ini anda bisa membuka tutup wajah dengan menggunakan kain atau selimut bayi. Selain itu, anda juga bisa memanfaatkan tangan untuk menutup wajah anda. Permainan ini akan merangsang bayi untuk tersenyum.
2. Permainan Naik Turun
Ajak bayi anda untuk melakukan permainan naik turun. Caranya yaitu, gendong bayi anda dan ayunkan ia ke kiri dan ke samping. Ingat, ketika melakukannya disarankan untuk berhati-hati dan jangan terlalu keras. Cukup ayunkan dengan lembut dan pelan-pelan saja. Selain itu, anda bisa menyelingi gerakan ini dengan berjongkok dan berdiri kembali. Agar permainan ini lebih menyenangkan dan membuat si kecil gembira, anda bisa mengiringinya dengan menggunakan lagu anak-anak yang disukainya.
3. Buatlah Suara yang Aneh
Ketika mendengar suara aneh biasanya perhatian si kecil langsung teralihkan. Cobalah untuk mengeluarkan suara aneh sebagai cara ajari bayi tersenyum. Suara aneh ini bisa melalui cerita atau nyanyian. Agar si kecil lebih gembira anda bisa mengiringinya dengan ekspresi yang lucu dan ceria. Lakukan permainan ini sehingga si kecil merasa senang dan bahagia. Dengan permainan ini bayi anda akan mengenal suara sehingga akan membuatnya mudah tersenyum.
4. Perlihatkan dan ajak Bermain Boneka
Boneka merupakan salah satu mainan bayi yang bisa anda manfaatkan sebagai cara ajari bayi tersenyum. Boneka umumnya dimainkan oleh bayi perempuan. Anda bisa memainkan boneka bersama si kecil. Ambil boneka dan mainkan dihadapannya. Anda bisa membuat boneka tersebut seolah-olah sedang berbicara dengan bayi anda. Jika anda merasa kesulitan, anda bisa mengiringinya dengan cerita yang menarik. Selain itu, anda bisa menggerakan boneka dengan gerakan lucu yang membuat bayi anda bahagia sehingga tersenyum. Selain itu, anda sesekali bisa menggoda bayi anda dengan cara menggelitik atau menggigitnya menggunakan boneka yang anda mainkan.
Dengan demikian, permainan-permainan tersebut akan lebih menarik dimainkan bersama si kecil. Selain itu permainan tersebut juga bermanfaat sebagai stimulasi untuk membuatnya tersenyum Senyuman yang dipancarkan oleh bayi anda akan membuat anda lebih bahagia. Kelelahan yang anda rasakan akan terhapus sudah oleh senyumannya yang manis dan anda akan semakin bersemangat untuk merawat bayi dan memberikan semua yang terbaik untuknya. Selamat mencoba ya bunda!
Pahami Arti Tangisan Sikecil
Sering kali kita mendengar bayi menangis, terlebih lagi pada bayi baru lahir. Anda sebagai orangtua baru mungkin bingung harus memperlakukan bayi Anda bagaimana ketika ia menangis. Tangisan bayi yang tidak berhenti meskipun Anda sudah berusaha menenangkannya kadang membuat Anda panik.
Tangisan bayi merupakan cara bayi untuk berkomunikasi dengan Anda. Bayi menyampaikan apa yang ia inginkan dan apa yang ia butuhkan melalui tangisan, sehingga tangisan bayi ini memiliki banyak arti. Berikut ini merupakan arti dari tangisan bayi:
1. Lapar
Bayi masih sangat membutuhkan ASI eksklusif dari Bunda, ASI ini adalah pengganti makanan bagi bayi, karena pada umumnya ASI adalah pengganti makanan bagi bayi. Bunda harus mengingatnya kapan terakhir bayi diberikan ASI esklusif, jika sudah 1-2 jam sebelumnya, kemungkinan besar bayi akan merasa lapar lagi. Saat bayi merasa lapar, tangisan bayi akan lebih keras dari biasanya dan juga tangisan rewel pada bayi berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama, makin lama makin keras. Sebelum bayi menangis karena kelaparan, Bunda bisa mengenali ciri lainnya dengan melihat bayi apakah mulutnya membuka-buka, seakan-akan mencari putting susu Bunda.
2. Popok Basah
Arti tangisan bayi selanjutnya ialah ketika popok bayi basah. Bayi akan memakai popok untuk menampung kotoran dan juga pipis bayi. Umumnya, jika bayi menangis yang pertama kali dilihat adalah popoknya. Apakah popok bayi itu basah atau tidak? Jika popok tidak basah, cari tahu penyebabnya dan juga bunda bisa melihat popok untuk memastikannya. Jika iya, ganti semua popok serta kain yang dirasa basah, karena bayi tidak akan nyaman saat tidur dalam keadaan yang lembab. Tangisan bayi yang berirama teratur, dan secara terus menerus, semakin lama akan semakin keras bunyinya, ini menandakan bayi tidak nyaman atau poponya sedikit lembab atau basah.
3. Lelah
Bayi belum memiliki banyak aktivitas lain, seperti rutinitas sehari-hari yang dilakukan. Tetapi bayi bisa mengalami kelelahan seperti saat berkumpul dengan keluarga, atau pada saat upacara memotong rambut bayi, sehingga banyak orang-orang disekitar yang menimang-nimang atau mengajak bayi bercanda riang. Ini akan membuat bayi merasa kelelahan, dengan suasana yang ramai. Arti Tangisan Bayi lelah yang terdengar oleh bayi biasanya, seperti tangisan rengekan dengan raungan yang sedikit melengking. Efek suara "wah-wah" terdengar dan kadang membuat bayimu sedikit bergetar atau menggigil.
4. Bersendawa
Ketika bayi menangis dengan mengeluarkan bunyi “eh” yang panjang. Inilah saat gelembung udara yang masuk melalui mulut bayi dan tersangkut di dada bayi, dan ia akan berusaha mengeluarkan gelembung tersebut. Maka, tangisan atau suara yang dikeluarkan bayi akan terdengar seperti “eh”. Solusinya, gendong bayi Bunda, kemudian tepuk-tepuk secara halus dan perlahan ke bagian punggungnya agar Bunda bisa membantu mengeluarkan udara tersebut dengan mudah.
5. Kolik
Kolik adalah keadaan perut yang nyeri/sakit yang disebabkan oleh bayi karena teralalu banyak menelan udara pada saat air minum atau menyusui, akibat pada kolik adalah mengganggu normalnya system pencernaan pada bayi. Arti Tangisan bayi ini kurang lebih sama dengan tangisan sakit, yang ditambah dengan muka bayi yang sedikit agak memerah, perutnya tegang, menarik kaki, dan juga mengepalkan tangan.
6. Tidak Nyaman
Bayi akan merasakan tidak nyaman ketika tidurnya terganggu, popoknya basah, gatal, atau kepanasan. Arti Tangisan Bayi yang sangat melengking dan juga napas sedikit tersendat ini adalah tangisan yang membuat bayi tidak nyaman.
7. Kedinginan atau Kepanasan
Bayi membutuhkan suhu yang normal agar tidak kedinginan atau kepanasan. Bunda harus memilih ruangan dan suhu yang tepat untuk bayi. Bila bayi kepanasan, segeralah ganti pakaian yang basah karena terkena keringat si bayi. Kemudian bawalah bayi keluar, untuk menikmati semilir angin yang sejuk. Jika menggunakan AC, aturlah supaya suasana sejuk dan bayi juga tidak merasa kepanasan. Jika bayi kedinginan, gendong bayi dengan kain yang lebar agar merasa hangat. Ciri bayi yang kedinginan tau kepanasan adalah merintih secara terus menerus.
8. Bayi sakit
Bayi akan menangis jika ia merasa tidak enak badan. Jika bayi Anda sedang tidak sehat, mungkin ia akan menangis dengan nada yang agak berbeda (biasanya dengan nada yang agak lemah) dari biasanya atau mungkin justru kebalikannya, ia akan lebih jarang menangis dibandingkan biasanya jika ia sedang sakit. Hanya Anda yang mengetahui perbedaannya. Tumbuh gigi juga bisa menjadi alasan mengapa bayi menangis terus-terusan. Bayi biasanya lebih sering menangis dan gelisah dalam seminggu sebelum giginya tumbuh. Jika tangisan bayi disertai dengan demam, muntah, diare, atau sembelit, sebaiknya segera bawa bayi Anda ke dokter.
Inilah beberapa tangisan pada bayi yang harus diketahui oleh Bunda. Jika bayi merasakan tangisan yang terus menerus secara tidak wajar, dan juga tangisan rewel yang tak henti-henti, segeralah hubungi dokter untuk memeriksa bayi tersebut.
Tips Menggendong Sikecil Dengan Baik
Betap tidak, buah hati kecil yang baru saja mereka lahirkan ke dunia adalah hasil dari kerja keras dan perjuangan yang besar yang tentunya semua hal tersebut tidak mudah untuk dilalui begitu saja. Perjalanan panjang mengandung bayi dan akhirya tiba saatnya dihadapkan pada persalinan adalah serangkaian hal yang dilalui dengan penuh dengan perjuangan. Sehingga tak heran, ketika si malaikat kecil yang telah dinanti-nanti lahir ke dunia, para ibu akan senantiasa melakukan segala hal demi menjaga agar buah hatinya senantiasa mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Tak tanggung-tanggung, untuk memenuhi kebutuhan para bayinya, seorang ibu tak akan segan untuk memilih dengan selektif dan mengeluarkan biaya yang tak sedikit agar apa yang dibutuhkan bayi bermanfaat dengan baik untuknya.hal lain yang juga penting untuk para ibu yang memiliki bayi atau anak-anak yang masih kecil dirumahnya adalah adanya gendongan. Peranan peralatan ini bisa begitu penting untuk seorang ibu. Apalagi, untuk ibu yang seringkali bepergian membawa serta buah hatinya.
1. Sandarkan di Bahu
Cara menggendong bayi yang baru lahir pertama ialah dengan menyandarkan kepala si kecil di bahu kanan atau kiri. Pastikan pandangannya menghadap ke belakang. Kemudian, posisikan tangan Anda di bagian belakang kepala dan leher bayi. Sementara tangan lainnya menopang pangkal paha.
2. Menggendong di Lekuk Lengan
Menggendong di lekuk lengan sering diterapkan oleh ibu yang memiliki bayi berumur di bawah 3 bulan. Posisi ini disebut dengan menimang. Caranya, letakkan kepala bayi di bagian lekuk lengan kanan atau kiri. Kemudian, topang pangkal paha si kecil menggunakan tangan lainnya.
3. Posisi Tengkurap di Lengan
Teknik menggendong dengan kepala berada di lengan harus dilakukan secara hati-hati. Pasalnya, si kecil diletakkan dalam posisi tengkurap di lengan Anda. Sementara itu, kedua kaki dan tangan bayi dibiarkan menjuntai ke bawah.
4. Menggunakan Baby Sling
Baby sling atau selempang bayi biasanya terbuat dari kain. Dulu, para ibu hanya menggunakan selendang untuk membawa bayinya. Namun kini, sudah ada baby sling dengan desain khusus. Memakai baby sling merupakan cara termudah untuk membawa bayi Anda. Kendatipun demikian, ada aturan yang harus dipatuhi agar si kecil merasa nyaman. Pertama, baby sling memiliki ikatan kuat dan tidak mudah robek. Selanjutnya, bayi harus digendong dengan posisi kepala menghadap ke arah dada Anda.
5. Gendong dengan Bertatap Muka
Menggendong bayi dengan cara ini bisa dilakukan ketika Anda ingin mengajak si kecil berbicara dan bercanda. Gunakan tangan kanan untuk menopang kepala dan leher bayi. Posisikan wajahnya menghadap ke arah Anda. Kemudian, sanggah tubuh bagian bawah bayi memakai tangan kiri.
6. Letakkan si Kecil di Pangkuan
Anda bisa menerapkan tips ini dalam posisi duduk di kursi. Caranya, sanggah kepala dan leher si kecil menggunakan telapak tangan. Upayakan letaknya berada di celah lutut. Sementara itu, biarkan tubuh bayi telentang di pangkuan.
7. Posisi Duduk
Memasuki usia ini, bayi tak lagi suka digendong dengan cara dibaringkan. Jadi, gendong buah hati Anda dengan posisi duduk. Punggung bayi bersandar di tubuh Anda, sedangkan tangan kiri menopang pangkal pahanya. Hadapkan wajah si kecil ke arah depan. Sanggah bagian dada dengan tangan kanan.
8. Menggendong di Pinggang
Anda juga bisa menggendong bayi di pingang. Biarkan satu tangan menopang tubuh bagian bawah si kecil. Pastikan ia merasa nyaman saat digendong dengan cara ini.
Demikian, semoga ulasan diatas bisa membatu anda. Selamat Mencoba!
Tips Membedong Bayi Dengan Baik
Apakah Anda mencoba untuk mencari cara agar bayi yang baru lahir bisa tertidur nyaman dan merasa santai. Beberapa ibu yang baru mengasuh bayi untuk pertama kali merasa panik ketika bayi menangis terus menerus. Bahkan setelah ibu memberikan ASI dan bayi masih tetap saja menangis. Penyebab bayi menangis terus mungkin karena bayi Anda merindukan suasana dalam rahim yang nyaman, hangat dan tidak terganggu. Salah satu cara untuk membiarkan bayi merasakan hal ini adalah dengan membedong. Ini adalah tehnik lama yang masih digunakan untuk mencoba membuat bayi yang baru lahir agar lebih nyaman dan tidak rewel. Manfaatnya hampir sama dengan manfaat menggendong bayi baru lahir.
Berikut ini beberapa cara membedong bayi baru lahir:
1. Letakkan bedong bayi di atas kasur atau di karpet atau di manapun yang tempatnya rata kemudian di lipat bagian ujungnya sampai serupa dengan bentul seperti segitiga. Kemudian secara perlahan lahan tempatkan si kecil di bagian tengah di permukaan atas kain bedong dan jangan lupa perhatikan lipatan atas kain bedong harus berada di posisi bagian atas bahu.
2. Sejajarkan posisi kaki dengan bagian bokong atau pinggulnya. Jika bunda salah dalam memposisikan si kecil maka bisa mengakibatkan penyakit – penyakit ayang akan di derita oleh buah hati bunda seperti radang bokong atau pinggul, degenerasi sendi, dysplasia pinggul, dan sakit kronis lainnya. Maka ketika hendak membedong bayi bagian kaki dan bokongnya harus sejajar.
Selalu gunakan kain yang berongga dan cukup longgar agar ada sedikit pergerakan aktif pada si kecil. Meluruskan kaki si kecil dengan mendadak bisa mengganggu tulang rawan bayi dan melonggarkan sendinya. Hal ini berbeda ketika berada di dalam rahim kaki si kecil berada dalam keadaan sedang di tekuk, maka luruskan kaki bayi saat akan di bedong dengan hati – hati.
3. Rapatkan tubuh dengan tangannya dalam keadaan yang lurus, tutupi lengan kiri si kecil sampai ke dadanya dengan cara enarik bedong dari sisi bagian kiri bayi.
4. Sediakan ruang di dalam area bedong bayi, dan gunakan bedong jangan terlalu kuat serta ketat. Lipatlah bagian bawah bedong bayi ke arah pundak si kecil.
5 Tutupi tubuhnya secara sempurna dengan cara menarik ujung kain sebelah kanan bayi. Sisa dari lipatan bedong si kecil di putar untuk menutupi bagian punggungnya
Ada juga nih beberapa larangan dan anjuran ketika bunda akan membedong buah hati
1. Jangan pernah menggunakan bedong bayi ketika dia sedang belajar berguling sekitar usia 3 bulan namun pada beberapa bayi ada yang sudah bisa berguling – guling pada usia 65 hari atau sekitar dua bulanan di sinilah bunda harus lebih peka melihat si kecil karena bayi bunda dengan bayi lain memiliki perbedaan yang beragam dan tidak sama
2. Pakar kesehatan anak menganjurkan agar tangan bayi sebaiknya di bebaskan saat bunda menyusuinya jadi tidak perlu di bedong agar si kecil bisa tetap aktif
3. Lakukan bedong bayi di bagian bawah ketiak buah hati bunda agar dia merasa bebad, hal ini di lakukan ketika si kecil tidak nyaman ketika tangannya terbelenggu dengan kain
4. Jangan pernah membuatnya sulit bernapas karena buah hati bunda di bedong sampai kainnya menutupi wajah si kecil
5. Ketika udara sedang panas sebaiknya jangan gunakan bedong nantinya si kecil bakal kepanasan dan cukup banyak berkeringat selalu cek kondisi udara apakah sedang panas, sedang dingin atau suhu di udara sedang normal. Dan tips tambahan lainnya yaitu lebih di anjurkan memilih kain bedong yang terbaik yang lembut dan bisa menyerap keringat.
6. Tidurkan bayi ketika sedang di bedong dalam kondisi terlentang dengan baik jangan sampai tiba – tiba si kecil berada dalam posisi yang sedang tengkurap sangat berbahaya.
7. Ketika si kecil sudah aktif bedong di lakukan ketika mau tidur saja
8. Jangan pernah membedong bayi yang sudah terlahir secara prematur
9. Ada beragam bedong bayi instan di luar sana yang di jual oleh para pedagang, tetapi kami sangat tidak menyarankan gunakalah kain biasa untuk membedong si kecil
Memang terlihat sepele ketika sedang melakukan pembedongan terhadap bayi tapi bunda harus selalu hati –hati dan melakukannya dengan benar sesuai dengan ilmunya tidak boleh asal disinilah pentingnya bunda mengetahui informasi tentang cara membedong bayi.
Sudah merupakan keharusan bunda mengurus semua kebutuhan si kecil dengan sempurna karena akan ada banyak resiko yang akan buah hati bunda rasakan ketika bunda melakukan segala sesuatunya dengan cara asal tanpa belajar dari ahlinya. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan bunda
Makanan Terbaik Untuk Bayi Anda
Makanan pertama untuk bayi perlu diberikan secara bertahap selepas ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya. Setelah bayi berusia 6 bulan, ASI saja sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi bayi, sehingga bayi perlu untuk makan makanan lain selain ASI.
Bayi pun secara tidak langsung sudah menunjukkan tanda-tanda bahwa ia sudah siap diberikan makanan padat mendekati usia ke-6 bulannya. Bayi menunjukkan tanda-tanda, seperti sudah mampu menahan kepalanya, mampu mengeluarkan lidahnya, sudah mulai terlihat tertarik dengan makanan, melihat-lihat makanan di meja makan, dan mungkin akan berusaha meraih makanan yang ada di depannya. Jika bayi sudah menunjukkan tanda-tanda seperti itu, artinya ia sudah siap untuk diperkenalkan dengan makanan pertamanya.
Sebaiknya, perkenalkan bayi dengan makanan lain selain ASI di waktu yang tepat. Jika diperkenalkan terlalu dini, maka risikonya bayi akan berhenti menyusu terlalu dini, sehingga ia tidak mendapatkan manfaat dari ASI lagi. Jika diperkenalkan terlalu lama, bayi akan lebih sulit untuk menerima makanan padat, sehingga bisa kekurangan vitamin dan mineral yang ia butuhkan. Yuk simak artikel berikut :
1. Bubur Susu
Bubur susu umumnya adalah jenis makanan yang paling banyak disarankan diberikan pada bayi sebagai makanan pendamping ASI pertama kali. Jenis makanan ini adalah makanan padat yang memang baik diberikan serta diperkenalkan pertama pada bayi. Selain rasanya yang lezat, tekstur bubur susu yang sebaiknya dibuat lebih encer pun akan menjadi santapan pertama yang sehat agar bayi bisa beradaptasi dengan lebih baik. Adapun cara pembuatan makanan ini cukup mudah, yang anda perlukan hanyalah tepung beras sebanyak 1 sendok makan dan dicampur bersama dengan susu formula sebanyak kurang lebih 200 ml. Kemudian dengan menggunakan sendok, larutkan kedua bahan ini secara merata sampai tercampur dan teksturnya kekentalannya bisa disesuaikan dengan keinginan anda. Masaklah kedua campuran ahan ini dengan menggunakan api kecil dalam panci sampai mendidih secara merata, hingga campuran ini menjadi agak kental. Apabila tepung menggumpal, maka sebaiknya saring terlebih dahulu.
2. Bubur Susu Kentang
Jenis bubur yang kedua adalah bubur susu kentang, sajian bubur ini cocok diberikan pada bayi yang baru saja memasuki usia 6 bulan. Variasi makanan pada bayi cukup disaranakan agar bayi tidak merasa bosan karena selalu mengkonsumsi jenis makanan yang sama secara berulang. Untuk membuat hidangan ini sebenarnya cukup mudah, yang anda perlukan hanyalah 50 gram kentang yang telah dikupas dan dikukus serta dipotong kecil-kecil. Kemudian sediakan susu formula yang dicampur bersama dengan bahan ini. ara pembuatannya pun cukup mudah. Yang pertama adalah dengan menghaluskan kentang yang telah dicampur dengan sedikit susu, lalu haluskan dengan mesin blender secara merata. Setelah itu, masukkan sisa susu formula yang tersedia dan campur secara merata. Sama seperti bubur yang diatas, apabila kentang menggumpal, maka saring terlebih dahulu sebelum disajikan.
3. Bubur Sayur
Bayi perlu mengkonsumsi berbagai jenis sayuran guna menjaga kesehatan tubuhnya dan memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Dan bubur sayur adalah salah satu jenis makanan sehat yang baik dan direkomendasikan untuk diberikan pada bayi berusia 6 bulan. Cara pembuatan jenis makanan yang satu ini pun terbilang cukup sederhana. Anda hanya membutuhkan sebanyak 50 gram brokoli yang telah dipotong dn dikukus. Kemudian campurkan bersama dengan 5 sendok makan susu bubuk formula atau dicampur dengan ASI. Untuk membuatnya anda hanya perlu mencampurkan kedua bahan ini dengan susu dan haluskan dengan menggunakan blender. Lalu campurkan semua sisa susu dan aduk secara merata. Sebenarnya, anda pun tidak melulu harus menggunakan brokoli, menggantinya dengan sayuran lain dan dengan jumlah variasi yang lebih banyak boleh-boleh saja.
Tips Menidurkan Bayi dengan Baik
Membuat si kecil tertidur lelap tanpa terbangun bukanlah hal yang mudah, apalaagi itu adalah pertama kalinya ibu menidurkan anak. Ibu seringkali merasa canggung dan merasa bingung jika bayi menangis ketika tidur.
Padahal bagi bayi, tidur memiliki banyak manfaat seperti sumber tenaga, meningkatkan tumbuh kembang otak dan sistem kekebalan tubuh. Nah untuk mengatasi masalah untuk menidurkan si kecil, ada beberapa cara yang bisa diterapkan ibu untuk menidurkan si kecil dengan nyenyak. Yuk, simak cara berikut ini:
1. Atur suhu ruangan
Sama seperti orang dewasa, bayi pun tidak bisa menikmati tidur di ruangan yang terlalu panas atau terlalu dingin. Oleh karenanya, aturlah suhu kamar tidur dan kelembapannya agar nyaman, sebagai cara menidurkan bayi supaya ia tertidur dengan nyenyak.
Umumnya, suhu kamar tidur yang dianggap ideal untuk bayi sekitar 21 sampai 22 derajat Celcius. Jika bayi terlihat berkeringat, tambahkan lapisan kain untuk membantu menyerap keringat dan jangan dibedong. Sementara jika bayi merasa kedinginan, sebaiknya tambahkan selimut supaya bayi kembali nyaman.
2. Pijat singkat
Salah satu cara menidurkan bayi yang efektif adalah dengan memberinya pijat bayi. Pijatan yang lembut dapat membuat bayi merasa nyaman dan rileks. Pijatlah bagian lengan, kaki, dan perut sebelum tidur. Tidak perlu terlalu lama, cukup lakukan hal ini sekitar 15 menit saja. Anda juga bisa menggunakan baby oil sebagai minyak pijat. Sebaiknya, hentikan pijatan bila bayi terlihat tidak nyaman dan rewel.
3. Berikan pakaian yang nyaman
Bila Anda menginginkan bayi tidur dengan nyenyak, pakaikanlah pakaian dari bahan yang nyaman seperti katun. Ini juga merupakan salah satu cara menidurkan bayi agar ia tidur lebih cepat. Selain itu, pakaikan popok yang mudah menyerap cairan untuk mengantisipasi apabila bayi pipis, sehingga tidur bayi tidak terganggu.
4. Bawa bayi ke tempat tidur dan pastikan posisi tidur bayi aman
Perhatikan tanda-tanda bayi mengantuk, seperti menguap, menggosok-gosok mata, dan mata berat. Meski bayi masih terjaga, tetapi sudah ada tanda-tanda mengantuk, segeralah bawa dia ke tempat tidur. Biarkan bayi menenangkan dirinya sendiri sampai benar-benar tertidur. Yang perlu diingat, jangan lama-lama melakukan kontak mata dengan Si Kecil karena akan membuatnya terstimulasi untuk berinteraksi lagi dengan Anda.
Selain itu, posisikan bayi tidur dengan punggung menyentuh kasur alias telentang. Posisi ini adalah yang teraman. Hindari bayi tidur tengkurap atau bertopang pada perut, karena bisa meningkatkan risiko terjadinya sindrom kematian bayi mendadak.
5. Perhatikan Cahaya kamar
Membuat kamar dalam keadaan redup juga merupakan cara menidurkan bayi yang efektif. Cahaya di kamar tidur dapat berdampak kepada irama sirkadian tubuh, yaitu siklus kita untuk tidur dan bangun secara alami. Kamar yang gelap juga berpengaruh terhadap produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang bertugas membantu siklus tidur.
6. Hindari mengayun bayi
Jika bayi sudah berusia empat bulan, hindari menidurkannya dengan cara menggendong dan mengayun. Saat dia terlihat mulai mengantuk, cukup baringkan tubuhnya ke tempat tidur dan berikan kesempatan bayi untuk menenangkan dirinya sendiri.
Tips Menyusui Yang Benar
Sesudah buah hati yang telah dinanti-nanti lahir, saatnya Anda memasuki tahap menyusui. Akan tetapi, bagi beberapa ibu tahap ini bisa terasa menakutkan. Anda mungkin takut salah, cemas bayi tidak bisa menyusui dengan lancar, atau jika air susu ibu (ASI) tidak keluar. Belum lagi kalau orang-orang di sekitar Anda terlalu banyak memberikan saran dan masukan soal bagaimana cara menyusui bayi yang paling tepat. Anda malah kelimpungan menyaring semua informasi tersebut.
Pada kenyataannya, memberikan ASI itu sederhana, kok. Begitu lahir, bayi sudah punya kemampuan untuk mengisap susu dan makan secara mandiri. Supaya Anda tidak terlalu mengkhawatirkan soal cara menyusui bayi yang benar, perhatikan baik-baik panduan berikut ini.
Posisi Membuai
1. Peluk bayi anda dengan posisi berbaring pada lengan anda ,kepalanya berada di sudut lengan dan perutnya menghadap anda
2. Jika anda ingin mengganti posisi, gunakan bantal pada pangkuan anda sehingga posisi bayi terangkat ke arah payudara anda untuk menghindari sakit pada bagian punggung.
3. Gunakan satu tangan untuk menopangnya dan tangan yang lain untuk menggerakkan payudara ke arah bayi
4. Bayi akan menolehkan kepalanya ke arang puting anda dan siap untuk menghisap
Dalam pelukan anda
1. Saat kepalanya berada di payudara anda, lipat badan dan kakinya ke belakang sudut lengan anda
2. Pastika ia menelungkup dan hidungnya menempel pada putin payudara anda
3. Gunakan bantal untuk mengangkat bayi anda sehingga lebih dekat ke payudara jika dibutuhkan
4. Gunakan lengan anda untuk menopangnya dan tangan yang lain untuk memasukkan payudara ke mulut bayi
Berbaring di samping anda
1. Berbaringlah pada posisi anda
2. Baringkan bayi disamping dengan posisi menghadap anda
3. Letakkan tangan anda pada punggungnya agar menjaganya tetap dekat
4. Berhatilah-hatilah untuk tidak tertidur
Nah, itulah sedikit tips untuk bunda yang masih kaku untuk memberikan asi kepada anak anda. Selamat Mencoba ya! Semoga memudahkan anda untuk menyusui anak anda.
Perawatan Sikecil Setelah Mandi
Merawat Bayi memang ada banyak rangkaian proses yang perlu dilakukan. Salah satunya adalah perawatan bayi setelah mandi. Setelah memandikan memang diperlukan rangkaian proses lagi sampai kemudian bayi berada dalam kehangatan bedongan dirinya.
Bagi Anda yang merupakan ibu baru yang mungkin baru juga melahirkan, sebenarnya ada beberapa langkah perawatan bayi setelah mandi yang Anda perlu coba terapkan. Seusai aktivitas memandikan si kecil selesai, ada perawatan selanjutnya yang tak kalah penting agar tubuhnya tetap bersih, sehat, dan wangi. Berikut ritual yang dilakukan usai bayi mandi:
1. Setelah mandi dan tak ada lagi sisa bekas busa sabun dan sampo, angkat bayi dengan tangan kiri di kepala dan tangan kanan di pergelangan kaki. Rapatkan kedua kaki si kecil dengan posisi telunjuk kanan ibu ada di antara kedua kakinya. Letakkan bayi di atas handuk yang telah dibentangkan tepat di tengah-tengah.
2. Tutup tubuh bayi dengan bagian handuk di sebelah kiri dan kanan, lalu keringkan kepalanya dengan "sisa" handuk di bagian atas. Setelah itu keringkan seluruh tubuhnya, tangan dan kaki, lalu pindahkan bayi ke atas susunan pakaiannya.
3. Bersihkan tali pusat bayi, terutama bagian yang dekat dengan dinding perut, dengan cotton buds yang telah dibasahi alkohol 70%, lalu bungkus pangkal tali pusat dengan kasa steril yang sudah dicelup alkohol 70%. Caranya seperti membedong, yaitu membentuk segitiga. Jika sisa tali pusat pendek, kasa cukup dibuat simpul. Yang penting, pangkal tali pusat harus tertutup.
4. Pijat kulit setelah mandi dengan baby oil Sebagai perawatan kulit bayi setelah mandi, Anda perlu upayakan untuk berikan bayi Anda dengan baby oil atau dengan baby lotion supaya nanti kulit bayi tidak mudah kering.
5. Kemudian Anda berikan bedak bayi atau baby powder yang didalamnya memiliki kandungan pro vitamin B5 yang harum dan memiliki efek yang menenangkan.
6. Jaga juga agar pakaian bayi tidak perlu menggunakan produk pelembut dan pengharum pakaian yang terlalu keras karena kurang baik untuk pH kulit bayi Anda.
7. Setelah itu pakaikan popoknya, baru kemudian bajunya. Selanjutnya sisiri rambutnya.
8. Jika bayi menangis terus sehabis mandi, boleh dibedong sebentar untuk menghangatkan tubuhnya. Kira-kira satu jam kemudian, buka bedongnya agar ia bebas bergerak.
9. Upayakan untuk Anda cegah biang keringat dengan Anda coba atur suhu ruangan agar tidak terlalu panas. Juga Anda upayakan pastikan ventilasi udara di ruang bayi Anda dalam kondisi yang baik. Kenakan pakaian setelah mandi dari bahan katun atau kaos yang menyerap keringat.
Nah, itulah perawatan bayi setelah mandi untuk yang perdana jadi ibu-ibu bisa di praktekkan dirumah. Selamat mencoba ya bunda!
Thursday, December 13, 2018
Cara Memandikan Bayi Bagi Pemula
Memandikan bayi yang baru lahir adalah pengalaman berharga bagi kedua orangtua bayi. Pengalaman tersebut bisa mendekatkan Anda dengan si buah hati. Akan tetapi, bayi yang baru lahir masih sangat rentan dan peka. Maka, wajar saja jika Anda merasa gugup kalau harus memandikan bayi Anda. Apalagi jika ini pertama kalinya Anda harus memandikan bayi yang baru lahir. Tak perlu khawatir, dengan mengikuti panduan berikut ini, memandikan bayi Anda akan jadi saat-saat yang indah dan begitu dinanti.
Kebanyakan bayi berusia di bawah dua atau tiga minggu tali pusarnya belum lepas. Hati-hati karena biasanya tali pusar bayi masih agak basah dan sebaiknya tidak kena air. Untuk itu, Anda bisa memandikannya dengan cara menyeka tubuhnya dengan waslap atau kain lembut. Perhatikan langkahnya berikut ini.
Cara memandikan bayi
1. Siapkan semua alat mandi (sabun, sampo, waslap, dan lain sebagainya), bentangkan handuk di tempat tidur, siapkan popok bersih dan bajunya.
2. Isi bak mandi bayi dengan air hangat (32ÂșC) sampai 2–3 inci (sekitar 10 cm).
3. Buka pakaian bayi di atas tempat tidur, lalu bawa ke bak mandi (Tips: jika si kecil selalu nangis setiap kali dimandikan, biarkan ia tetap memakai popoknya. Ini akan memberinya perasaan aman di air).
4. Secara bertahap, masukkan dulu bagian kaki bayi. Satu tangan menopang leher, kepala hingga punggung. Siramkan (dengan tangan) air hangat ke tubuh bayi berulangkali, agar ia tidak kedinginan.
5. Gunakan sabun lembut dan pakailah sehemat mungkin, jangan terlalu banyak (terlalu banyak akan membuat kulit bayi kering). Usapkan tangan (atau pakai waslap) ke sabun lalu usapkan ke seluruh bagian tubuh bayi. Dari atas, depan, belakang dan bawah. Jika ada kotoran mata di sudut mata atau lubang hidungnya, seka beberapa kali untuk melembutkannya sebelum dibasuh. Bagian genitalnya adalah bagian yang harus sering dibersihkan.
6. Setelah penyabunan selesai, bilas tubuh bayi dengan mengalirkan air ke seluruh bagian tubuh dan lap tubuhnya dengan waslap kering. Lalu angkat bayi, dengan tangan kiri menopang bagian kepala dan leher dan tangan kanan Anda menopang pantatnya (jemari menggenggam pahanya).6.
7. Letakkan bayi di atas handuk yang sudah dibentangkan, dan keringkan tubuhnya. Jika masih ada kulit ari yang menempel sejak ia lahir, gunakan cairan pembersih tubuh (lotion) bayi.
8. Pada beberapa bayi, air hangat dapat sangat menjadi menenangkan mereka. Jika seperti ini, maka biarkan saja ia berlama-lama di sana. Sementara bayi lain, ada yang menjadi menangis setiap kali dimandikan (ketika mulai maupun setelah selesai). Kalau bayi Anda termasuk yang jenis ini, maka menjaga suhu kamar tetap hangat menjadi sangat penting.
9. Jangan tinggalkan bayi di bak mandi sendirian, bahkan untuk semenit pun. Jika bel pintu atau telepon berbunyi dan Anda merasa panggilan itu harus direspon, angkat bayi dan selimuti ia dengan handuk kering dan gendonglah. Bayi bisa tenggelam meski hanya di dalam air setinggi 1 inci (3-4 cm), dalam waktu kurang dari 60 detik.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Selapanan Bayi
Ada tradisi jaman dahulu yang kini masih dilestarikan berkaitan dengan mencukur bayi. Bayi yang dilahirkan oleh ibunya dari dalam kandungan ...