Sering kali kita mendengar pernyataan kalau bayi ngeces itu tandanya waktu hamil ngidam Moms tak terpenuhi. Padahal, sama sekali tidak ada hubungannya bayi ngeces dengan ngidam lo.
Ngeces adalah hal normal bagi batita. Begitu pula apabila bayi Anda tidak memiliki kebiasaan ini. Air liur ini tidak berbahaya mengingat sebagian air liur berguna demi melindungi permukaan pada wilayah tenggorokan pada saat bayi menelan makanan. Selain daripada itu, di dalam air liur terdapat enzim emilase yang berfungsi membantu percernaan pada bagian lidah serta membantu mengeliminasi atau mengevakuasi bakteri juga virus dari bagian mulut bayi.
Anggapan ini tentu hanya mitos. Sebab, sampai saat ini tidak ada riset yang membuktikan adanya keterkaitan antara ngeces dengan ngidam. Yuk untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini.
1. Kemampuan bayi sedang berkembang
Bayi bisa membawa tangannya ke mulut dengan sengaja. Nah, refleks adanya sesuatu di mulut yang kemudian dia kunyah atau eksplorasi pakai lidah dan mulut bisa merangsang produksi air liur.
2. Bayi lagi mengenali sesuatu yang masuk ke mulutnya
Buat bayi di bawah enam bulan, mulut ibarat jendela dunia. Nah, karena mulut jadi daerah sensorik yang paling peka buat bayi, saat dia memasukkan sesuatu ke mulut, bayi nggak cuma menjilati atau mengunyah. Dia pun merasakan objek itu pakai saraf sensorik yang melapisi lidah dan bibir.
3. Tumbuh gigi
Memang, biasanya gigi bayi akan tumbuh pas dia umur 6 atau 8 bulan. Tapi, kalau giginya udah mulai tumbuh dan mendesak gusi walaupun belum kelihatan, sering banget nih kita lihat si kecil yang umurnya belum 6 bulan ngeces karena air liurnya banyak. Kita perlu tahu, kalau gigi anak mulai mendesak gusi, itu akan berpengaruh pada kecepatan produksi air liur alias saliva. Jadi, produksi air liur bayi lebih cepat dan dia pun lebih sering ngeces.
4. Ada gangguan saraf
Ngeces bisa normal dialami bayi. Tapi, kalau sampai umur 4 tahun anak masih ngeces, baiknya kita cek ke profesional medis. Soalnya, ini bisa jadi tanda ada gangguan neurologis. Anak-anak dengan gangguan neurologis atau saraf bisa lebih lambat mengontrol neuromuskular oral mereka. Kalau ditangani dengan baik, mereka bisa memperbaiki kemampuan itu sampai usianya 6 tahun.
5. Sekadar memainkan air liurnya
Beberapa bayi nggak tahu apa yang mesti mereka lakukan dengan ludah mereka. Jadi, mereka pun akan memainkan air liurnya bahkan kelihatan membiarkan air liurnya menetes dan mereka pun ngeces.
6. Ada masalah pada refluks
Bayi yang punya refluks asam bisa lebih rentan sama air liur karena menelan air liur bisa memperparah asam yang terasa 'terbakar' di tenggorokannya. Jadi, karena menelan air liur bikin anak nggak nyaman, dia bisa memilih mengeluarkan air liur itu dan jadilah si kecil ngeces.
7. Keterbelakangan mental
Ngeces dialami sekitar 10 persen anak-anak dengan keterbelakangan mental. Disebutkan, Bun, ngeces bisa terjadi akibat keterlambatan perkembangan gerakan menelan yang terkoordinasi dan nggak efisien. Kemudian, ngeces bisa terjadi karena anak jarang menelan dan kurang baiknya kemampuan oral motor-nya
No comments:
Post a Comment