Menjadi orang tua tentu merupakan hal yang sangat menarik dan cukup banyak diharapkan oleh hampir setiap orang. Betapa tidak, kehidupan berumah tangga bersama dengan pasangan, tentu kurang lengkap rasanya bila kehadiran si buah hati belum kunjung tiba. Untuk itulah, menjadi orangtua bisa mungkin menjadi kebahagiaan besar yang dirasakan bersama dengan pasangan.
Orangtua dari bayi baru lahir juga penting sekali untuk senantiasa mempu menjalin komunikasi yang baik dengan bayinya. Hal ini merupakan satu dari sekian banyak tanggung jawab penting yang perlu dilakukaan oleh orangtua guna mengasah kecerdasan si kecil. Selain itu, komunikasi yang terjadi dengan baik bersama dengan si buah hati akan menjadi bakal untuk mempersiapkan kemampuan bicaranya dengan baik. Nah, agar anda mengetahui bagaimana cara yang baik untuk mengajak bayi berbicara maka simak beberapa hal dibawah ini.
1. Berikan segenap waktu dan perhatian pada si kecil saat ia berbicara, tak peduli seberapa sibuknya Anda. Dengarkan ceracauannya dengan penuh kasih sayang, tanggapi pula perkataannya, meskipun Bunda tidak mengerti apa maksudnya. Cara ini akan memancing si kecil untuk terus berbicara.
2. Saat anak sedang tertawa, lihat mukanya dengan antusias. Jangan menoleh, menginterupsi, atau berbicara dengan orang lain. Bunda pun boleh ikut tertawa agar ia merasa diperhatikan.
3. Sering-seringlah tersenyum di hadapan anak, terutama saat ia mulai melakukan baby talk nya yang lucu itu.
4. Nah, satu hal yang tak kalah penting adalah kesabaran. Ya, terutama kesabaran untuk mengartikan setiap tanda yang si kecil berikan dalam komunikasi non-verbalnya. Bahkan ekspresi muka dan ceracauan tanpa makna pun adalah sinyal bahwa si kecil merasa senang atau malah sedang sebal.
5. Bersikaplah seperti cermin. Ikutlah tersenyum atau cemberut seperti saat anak melakukan hal tersebut.
6. Berikan respon sebaik mungkin, bahkan saat Bunda tidak mengerti apa yang si kecil coba untuk katakan.
7. Ajarkan anak cara berkomunikasi layaknya orang dewasa, yakni dengan mengumpan balik setiap perkataan agar komunikasi menjadi dua arah dan berkesinambungan satu sama lain.
8. Tiru ceracau lucunya. Misal saat sang buah hati berkata 'gu gu gu' atau 'pa pa pa', tirulah perkataann tersebut lalu tunggu sampai ia mulai mengeluarkan ceracauan lain untuk Bunda tirukan kembali.
9. Selain ceracauan, gesture atau bahasa tubuh juga merupakan cara si kecil untuk berkomunikasi. Bunda dapat menirukan caranya menggerakkan tangan atau menggelengkan kepala sebagai sinyal bahwa Anda mengerti maksud perkataannya.
Meskipun perkembangan berbahasa setiap anak berbeda-beda, namun memeriksakan anak ke dokter sedini mungkin adalah pencegahan terbaik untuk mengetahui apakah si kecil mengalami kesulitan berbicara.
No comments:
Post a Comment